Ketika mentari muncul diatas cemara biru
Saat itu tibalah perjuanganku
Bersenjatakan Pensil dan buku
Dengan Leptop tuaku
Ku menuju istana sekolahku
Saat itu tibalah perjuanganku
Bersenjatakan Pensil dan buku
Dengan Leptop tuaku
Ku menuju istana sekolahku
Dinginnya pagi yang menyelimuti
tubuhku
Dan panasnya siang yang yang menerpa kulitku
Tapi ku tak hiraukan itu
Demi untuk kuraih kesuksesan-Ku
Dan panasnya siang yang yang menerpa kulitku
Tapi ku tak hiraukan itu
Demi untuk kuraih kesuksesan-Ku


+ Comments + 1 Comments
g
Posting Komentar